Biru PAN Keluarga Ikang Fawzi di Pelangi Bintaro

Biru PAN Keluarga Ikang Fawzi di Pelangi Bintaro
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Bella Fawzi, dan Chikita Fawzi

Aniversary Celebration at the Titlis Mountain, Swiss

Aniversary Celebration at the Titlis Mountain, Swiss
My Love Ikang Fawzi & Me Marissa Haque

Tiga Permata Hatiku Selamanya

Tiga Permata Hatiku Selamanya
Bella Fawzi, Chikita Fawzi, Ikang Fawzi

Setia Nurul Muliawati binti Moekmin adalah Ibu Mertuaku Terkasih

Setia Nurul Muliawati binti Moekmin adalah Ibu Mertuaku Terkasih
Mencuri Hati Calon Ibu Mertua dengan Membuatnya Bahagia Anaknya Diperhatikan & Dicintai

My Family is My Beautiful Gift from Allah

My Family is My Beautiful Gift from Allah
My Family is My Beautiful Gift from Allah

Berbahagianya Melihat Ayahku Haji Allen Haque Kompak dengan Mantu Pertama Kesayangannya Ikang Fawzi

Berbahagianya Melihat Ayahku Haji Allen Haque Kompak dengan Mantu Pertama Kesayangannya Ikang Fawzi
Breda, Holland, Kampung Halaman Kakek dari Ayahku, My Love Ikang Fawzi & Papa Haji Allen Haque

Cinta Putih Ikang Fawzi & Marissa Haque

Cinta Putih Ikang Fawzi & Marissa Haque
Cinta Putih Ikang Marissa di Film Yang Kukuh dan Yang Runtuh

Tinggal Landas Buat Kekasih, Cinta Putih Ikang Fawzi & Marissa Haque

Tinggal Landas Buat Kekasih, Cinta Putih Ikang Fawzi & Marissa Haque
Tinggal Landas Buat Kekasih, Cinta Putih Ikang Fawzi & Marissa Haque

Cinta pada Pandang Pertama Ikang Fawzi pada Marissa Haque

Cinta pada Pandang Pertama Ikang Fawzi pada Marissa Haque
Ikang Fawzi Berhutang-budi Sampai Mati, pada Sutradara Sophan Sophiaan karena Perjodohan Berkelanjutan dengan Marissa Haque dalam Film Tinggal Landas, PT Gramedia Film, 1984

Cover Majalah Ayah Bunda Ayah Ikang & Ibu Icha

Cover Majalah Ayah Bunda Ayah Ikang & Ibu Icha
Bella Fawzi & Chikita Fawzi, Majalah Ayah Bunda Ayah Ikang & Ibu Icha

Ikang My Love Sangat Setia Mendampingi saat Pilkada Banten 2006

Ikang My Love Sangat Setia Mendampingi saat Pilkada Banten 2006
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Zulkieflimansya, Berbecak di Serang, Banten, Pilkada Banten 2006

The Ikang Fawzi Team

The Ikang Fawzi Team
Masa Kecil Dua Putri Ikang Fawzi & Marissa Haque

Fotoku Ini adalah Pengganti Foto Christine Panjaitan Mantan Pacar Ikang Fawzi di Meja Tulisnya

Fotoku Ini adalah Pengganti Foto Christine Panjaitan Mantan Pacar Ikang Fawzi di Meja Tulisnya
Sepotong Foto di Meja Pacarku Ikang Fawzi: Marissa Haque

Ibu Yuya Fawzi yang Sangat Sayang Kepadaku

Ibu Yuya Fawzi yang Sangat Sayang Kepadaku
Alhamdulillah Ibunya Ikang Murni Mendukung Pilihan Anaknya untuk Dinikahi

Vollendam with Bella in My Tummy

Vollendam with Bella in My Tummy
Ikang & Marissa dalam Baju Buderij, Hamil Bella Fawzi di Vollendam, Belanda

Bersama Mengupayakan Kebersamaan yang Berkualitas

Bersama Mengupayakan Kebersamaan yang Berkualitas
Keluarga Harmoni Ikang Fawzi & Marissa Haque

Benteng Pertahanan Terkahirku

Benteng Pertahanan Terkahirku
Bella & Kiki yang Jadi Pertimbangan, Marissa & Ikang

Mampukah Pernikahan Ini Kami Pertahankan

Mampukah Pernikahan Ini Kami Pertahankan
Saya Marissa Haque Masih Sangat Mencintai Keluargaku Ikang Fawzi, Bella Fawzi, Chikita Fawzi

Buah dari Film Tinggal Landas Buat Kekasih, Suamiku Ikang Fawzi

Buah dari Film Tinggal Landas Buat Kekasih, Suamiku Ikang Fawzi
Hadiah & Karunia Allah SWT yang Tak Terkira, Untukku Suami Terbaik di Dunia Insya Allah

Ibu Icha Cantik Sekali: Ayah Ikang Suamimu

Ibu Icha Cantik Sekali: Ayah Ikang Suamimu
Marissa Haque, Perempuannya Ayah Ikang Fawzi-ku

Karya Photo Abadi Ratna Djuwita, Pikiran Rakyat, Bandung

Karya Photo Abadi Ratna Djuwita, Pikiran Rakyat, Bandung
Ikang Fawzi Setia Menemani sang Pacar Marissa Haque, dan Piala Citra 1985 FFI di Kota Bandung Hadiahnya, Photo By Ratna Djuwita, Pikiran Rakyat, Bandung, 1985

Film Produksi Keluarga Ikang & Marissa, PT RAM Films

Film Produksi Keluarga Ikang & Marissa, PT RAM Films
Film Yang Tercinta, Produksi PT Rana Artha Mulia Films, Produser Marissa Haque Fawzi & Ikang Fawzi, 1993

Kasihku

Kasihku
Setiap Hari Selalu Ingin Bertemu, Itulah erasaan Saya & Ikang pada Tahun 1985

Perjumpaan di Film Berikutnya dengan Pacarku Ikang Fawzi

Perjumpaan di Film Berikutnya dengan Pacarku Ikang Fawzi
Bersama dan Semakin Sayang, dalam FIlm "Yang KUkuh dan Yang Runtuh", PT Virgo Putra Film, Stdr: Wahab Abdi

Mengantarkan Bella Memperdalam Ilmu Bahasa Inggris di RELC (SEAMEO) Singapura

Mengantarkan Bella Memperdalam Ilmu Bahasa Inggris di RELC (SEAMEO) Singapura
My Love Ikang Fawzi, Bella Fawzi Sulung Kami, Saya Marissa Haquei in Singapore

Rabu, 12 Mei 2010

Kompak dalam Rumah Tangga Ikang Fawzi & Marissa Haque dalam Mendidik Kedua Anaknya


Meski saat ini masyarakat bergerak menuju jeman keyboard, anak-anak masih perlu untuk belajar menulis menggunakan tangan. Menulis tangan jauh dari sekadar meletakkan huruf di atas kertas. Itu adalah satu kunci penting dari belajar membaca dan berkomunikasi. Bahkan fakta menurut para ahli, mengembangkan kemampuan menulis menguatkan kemampuan membaca dan begitu pula sebaliknya. Untuk dapat membaca dengan baik, anak-anak perlu memahami huruf serta bunyi yang ditimbulkan serta bagaimana bunyi itu keluar bila huruf-huruf dirangkai menjadi kata. Belajar untuk menulis huruf juga merupakan hal penting dalam memahami hal tersebut.

Menulis tangan penting, sebab anak-anak selalu diminta menggunakannya setiap saat di sekolah taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Anak yang terbiasa dengan tulisan otomatis dari keyboard akan kesulitan saat menulis atau mengerjakan tes, atau menyelesaikan tugas sekolah. Hal ini dapat ditebak, justru akan mempengaruhi rasa percaya diri dan keberadaan diri mereka di sekolah nanti.

Salah satu cara penting membantu anak mengembangkan kemampuan baca-tulis mereka adalah membuat mereka mempraktekan. Begitu anak anda mampu mengeja (kira-kira pada usia 1 tahun bagi kasus umum) tawarkanlah crayon lunak, atau spidol warna-warni dengan kertas besar dan biarkan ia bereksperimen.
Ketika anak anda semakin tumbuh, ciptakan ruang khusus seni dengan banyak kertas berwarna-warni dan berbagai macam perlatan seni seperti spidol, crayon, pastel, pensil warna, cat warna dan kuas. Anda bahkan dapat mendorong anak anda untuk menulis dan menggambar ketika anda sedang diluar rumah, dengan cara menyiapkan kapur, cat warna serta seember kecil air, kuas untuk mengecak “trotoar” anda. Semakin sering anak menggunakan tanggan mereka, mereka akan mengembangkan otot, kemampuan, dan kordinasi yang diperlukan untuk menulis huruf.

Begitu anak anda masuk sekolah dan mulai melakukan praktek menulis di sana, sebagai orang tua sebaiknya tetap lanjutkan menemukan cara-cara baru untuk mempraktekan di rumah. Seperti menyarankan anak menulis nota ucapan terimakasih untuk keluarga atau teman. Minta mereka menuliskan daftar belanja atau resep. Belilah buku atau gunakan journal serta sarankan anak anda menghabiskan waktu di akhir hari untuk menulis di dalamnya.

Jika tulisan tangan anak anda tetap terlihat acak-acakan dan sulit dibaca bahkan setelah mengikuti instruksi formal dari sekolah cobalah beberapa tips berikut,

Bantu anak anda untuk menulis dengan perlahan. Banyak anak kesulitan menulis karena mereka mencoba untuk melakukan dengan cepat. Beri semangat pada anak dengan memberi waktu menuliskan bentuk huruf dengan hati-hati dan benar.
Terangkan kesalahan yang dibuat oleh anak. Ajari mereka menggunakan penghapus.

Terapkan cara menulis formasi huruf dengan benar. Cara menulis A tentu tidak dengan cara menarik garis tengah terlebih dulu. Coba untuk mencari tahu dari guru-guru si anak bagaimana ia seharusnya menulis huruf dengan benar, dan dorong anak anda untuk mempraktekan menulis dengan pola tersebut. Menggunakan kertas bergaris akan sangat membantu

Pastikan anak memegan pensil dalam posisi benar saat menulis. Idealnya anak anda harus menggunakan dengan pegangan tripod-ala-tiga jari. Pensil harus berada di dekat ujung ibu jari dipegang bersama telunjuk dan jari tengah. Pensil plastik dengan pegangan solid ala kantoran mungkin membantu bila anak anda kesulitan memegang pensil dengan benar.

Latih anak denan banyak kata. Anda dapat melakukan itu dengan sesi membaca bersama, menunjuk kata di sekeliling (seperti tanda jalan, label produk, papan nama) dan menggantungkan contoh-contoh karya tulisan anak anda di berbagai tempat dalam rumah.

Sangat penting bagi semua anak, bahkan bagi mereka yang kesulitan untuk menulis, untuk tetap mempraktekkan menulis dengan tangan. Tentu saja anda boleh mengajarkan anak kemampuan mengetik, bahkan di usia bocah. Namun, kecuali ada rekomendasi terapi ahli tumbuh kembang anak, anak-anak tak seharusnya menggunakan komputer dengan keyboard untuk mengerjakan tugas sekolah saat teman-teman mereka menyelesaikan dengan tulisan tangan.

Anak-anak berkembang dengan percepatan berbeda, seperti halnya orang dewasa, hasil tulisan tangan bisa bermacam-macam di antara mereka. Beberapa anak memiliki kesulitan lebih besar mempelajari huruf-huruf, sementara yang lain mungkin kesulitan menulis rapi, atau menulis dengan gaya. Kadang beberapa masalah dalam menulis bisa menjadi pertanda masalah lain seperti kesulitan atau kelambatan dalam belajar.
Jika demikian, baru saatnya orang tua membawa anak untuk diperiksa oleh ahli tumbuh kembang anak. Cara ini bisa memastikan apakah anak anda benar-benar membutuhkan terapi atau panduan khusus, atau sekadar latihan tambahan di rumah.

Bagaimanapun belajar membaca dan menulis adalah salah satu kunci sukses di sekolah dan dalam kehidupan lebih luas. Ada baiknya beri waktu khusus membaca bagi anak, atau menghabiskan sebagian waktu dalam sehari untuk menulis surat kepada nenek si kecil. Ketika anda menulis bersama anak anda, anda telah membantu si kecil mengembangkan kemampuan penting mereka.

Sumber: parents.org

Kamis, 06 Mei 2010

Interpersonal Communications dalam Midlife-crisis Ayah & Ibuku: Bella Fawzi

Sumber: http://ui-fisip-bellafawzi.blogspot.com/

Seru menyaksikan bagaimana kedua orangtuaku Ikang Fawzi & Marissa Haque berjuang melawan kondisi alamiah yang dalam bahasa interpersonal communications sebagai phase dari midlife--Ibu Icha berusia 47 tahun dan Ayah Ikang pas 50 tahun. Masa tidak nyaman itu kata Ayah Ikang dan Ibu Icha sebagai the midlife-crisis.

Namun karena pada dasarnya kedua orangtuaku adalah para pembelajar dan dekat dengan dunia akademik, maka mereka berdua justru menjadikannya pembahasan dan penelitian longitudinal dengan metode PAR (participatory action research). Anehkah kedengarannya? Rasanya tidak bagi kami yang terbiasa/terekspos dengan teknik seperti itu sejak kecil.

Sebagai mahasiswa FISIP-UI jurusan komunikasi, apa yang saksikan sebagai data primer tersebut dapat saya kembangkan dalam penelitian lebih serius kedepannya. Karena bahannya terserak, serta data primer langsung melekat dalam kehidupan keseharianku--siapa lagi kalau bukan kedua orangtuaku alias Ayah Ikang dan Ibu Icha tercinta.

Sangat menarik, mereka berdua membuka FB (face book) dan blog khusus untuk tanya jawab kepada para links mereka. Semua saling belajar satu sama lainnya. Saya pikir, inilah pergeseran zaman dimana pihak yang superior sudah tidak ada lagi dalam dunia yang semakin merata kata Friedman--the world is flat!

Artinya kalau insya Allah doa sebagian besar masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan di-ijabah/dikabulkan oleh Allah SWT dan Ayahku Ikang Fawzi beserta Bapak Zainudin Hasan adik Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan menjadi pemimpin diwilayah administratif ini, maka akan lebih banyak lagi keluarga muda dan menengah-muda Lampung Selatan yang selamat dari urusan kawin-cerai yang didalam agama Islam dibolehkan namun tidak pernah disukai Allah Azza wa Jalla. Kenapa? karena mereka semua dapat berkonsultasi langsung kepada kedua orang tuaku, yaitu Ayah Ikang Fawzi (calon wakil Bupati Lamsel) dan Ibu Marissa Haque (calon wakil ketua PKK Lamsel).

Berikut cuplikan undngan dari blog yang saya maksudkan diatas:
"Bingkai Komunikasi Ikang & Marissa dalam Mid-life Crisis"

Blog ini kami buat sebagai ekspresi kami berdua--Marissa Haque & Ikang Fawzi--untuk berbagi tips dengan pasutri lain yang berusia kurang lebih seperti kami dimanapun anda berada. Ketika kita mulai merasakan ada masalah serius dalam berkomunikasi dengan pasangan tercinta, ada mutual-respect yang bergeser, atau mungkin juga sedang berada dalam kondisi psicho-phisiologic yang mirip dengan apa sedang kami berdua alami sekarang ini. Yaitu masa: "mid-life-crisis." Kami berdua akan sangat senang dan bersemangat dalam menyediakan waktu untuk sharing pengalaman melalui dunia maya ini. Bagi anda yang tertarik kiranya dapat mengirimkan surat/esei curhat kepada kami dengan alamat email:


Kami berusaha akan memberikan tips jalan keluar dari masalah anda semampu kami. Karena kami berdua juga tengah belajar untuk mencarikan jalan keluarnya. Bila ada yang berhasil kami lakukan, kenapa tidak untuk kami bagi kembali kepada anda semua. Dari pengalaman andapun kami berdua jadi dapat pembelajaran baru. Untuk seluruh nama yang masuk akan kami samarkan dengan hanya menulis-ulangkan initial nama pengirim. Jawaban dari tukar-pikiran/konsultasi akan kami kirimkan melalui email balasan pada alamat email yang tertera sebagai pengirim.

Salam kasih,

Ikang dan Marissa.

Rabu, 10 Maret 2010

Rumah Kasih Kami: Ikang dan Marissa

Rumah Kasih Persembahan dari Ikang Fawzi Suamiku: Marissa Haque

Hari ini tertanggal 10 Maret 2010, Ikang Fawzi suamiku tercinta masih di Lampung Selatan menjalankan sosialisasi untuk menjadi Wakil Bupati Lampung Selatan bersama adik Menteri Kehutanan Zulkiefli Hasan dari PAN bernama Zainuddin Hasan dari Golkar Lamsel.

Entah kenapa tiba-tiba hatiku mengharu-biru melihat kembali gambar depan (cover) majalah arsitektur bertajuk "Asri" terbitan 1997 lalu--edisi yang sudah lama sekali namun kami simpan dengan rapih diruanh perpustakaan keluarga. Sepotong ruang dibagian depan rumah yang kami berdua--bertiga dengan kakak kandung Ikang yang seorang arsitek lulusan Teknik Arsitektur UI/Kak Ade Fawzi--dengan cat decoratif dengan tema mediteranian.

Ikangku tercinta mencoba memberikan yang terbaik untuk istri dan kedua putrinya. Memang tak ada seorangpun suami paling sempurna benar didunia seperti apa yang diinginkan oleh pasangan hidupnya. Namun ditengah rasa sedih-kesal-geram oleh kehadiran kembali mantan kekasih/calon istri/cinta pertama suamiku melalui acara Sys NS di Metro TV dalam acara Zona 80 dan atau Zona Memori, termasuk juga  pertemuan-pertemuan mereka berdua dibeberapa acara TV lainnya yang kemudian dengan tanpa setitikpun rasa bersalah ataupun berdosa malahan lalu saling lempar baku-ledekan. Duh! seolah tidak ada pihak yang kemudian merasa tidak nyaman/tersinggung/marah setelah mengetahuinya/menyaksikan foto-foto serta komentar yang mereka lemparkan melalui internet!

Katakan seorang penyanyi tua bernama Sandro Tobing. Dia adalah sepupu mantan kekasih/calon istri/cinta pertama suamiku ketika kuliah di UI lalu. Perempuan mantan bunga dihati suamiku tercinta Ikang Fawzi selama 4 (empat tahun) lamanya adalah seorang penyanyi lagu melow (cengeng) bernama Christine Panjaitan. Bahkan ada celetukan yang menyebalkan (kampungan bin ndeso) yaitu jargon 'basi' semacam CLBK (cinta lama bersemi kembali) dan lain sebagainya. Termasuk beredarnya melalui internet foto-foto yang berisi kegiatan terbaru dari mereka berdua, antara lain: (1) forum Zona 80-an; (2) foto Ikangku tercinta dengan mantannya saat mulai baru pacaran: (3) lalu  saat ketika mulai melakukan pacaran back street;  (4) sampai mereka berdua menjelang putus-sambung-putus-sambung; (5) sampai mereka berdua DIPAKSA ibunya Christine Panjaitan bernama Nurmala Sitompul putus betulan karena Christine wajib menikah denganseorang dokter yang dijodohkan gereja mereka yang sama agama serta sukunya bernama dr. Maringan Tobing! Masya Allah... mungkin untuk Sys NS dan Ida Arimurti kedua pembawa acara Zona Memori Metro TV tersebut boleh jadi sangat menguntungkan.  Dikarena saya duga akan menjadi marketing tool mereka didalam me-leverage sponsor iklan yang akan masuk didalam acara tersebut.

Namun untuk kami berdua--Ikang suamiku tercinta dan saya Marissa Haque--acara Zona Memori di Metro TV kemudian merupakan pemicu pertengkaran kami berdua dikarenakan setiap Ikangku tercinta baru ketemu dengan Christine Panjaitan, dimanapun lokasinya lalu kemudian saat Ikangku pulang kerumah dia lalu seperti 'bengong' dan  kelihatan jadi seperti 'ayam sakit.' Dan satu hal lagi adalah Ikangku itu tidak pernah jujur kepada saya Marissa Grace binti Haque istrinya bahwa dia baru saja 'fota-foto' dan sepanggung dengan mantan kekasih/calon istri/cinta pertamanya yang sangat dia cintai--yang saya duga mulai sejak saat di UI dulu sampai dengan hari ini ditahun 2010--untuk bicara apa adanya dengan saya istrinya bahwa dia baru saja ketemuan dengan mantannya!

Ah... namun, bila saya memandang apa yang telah Ikangku tercinta berikan serta lakukan untuk kami bertiga, saya,  dan Bella-Kiki. Rasanya cinta monyet suamiku yang memang sangat mungkin muncul kembali ditahun 2009-2010 ini, seharusnya tidak ada lagi yang perlu saya khawatirkan/kesalkan. Karena bukankah sayapun juga punya kenangan cinta monyet dengan beberapa mantan-mantanku terdahulu sebelum suamiku memasuki kehidupan gadisku? Namun bedanya, sejujurnya saya tak pernah sekalipun demonstratif dan over-acting pakai pamer segala kepada khalayak Indonesia terkait dengan para mantan tersebut.

Karena seribu persen saya sadar para mantan-mantankupun telah memiliki istri yang sangat mungkin besar juga cemburunya kepadaku.

Ah! aya-aya wae... hidup ini memang 'nano-nano'... hehe... walaupun masih sangat kesal--walau tak lagi sekedar cemburu-lah wong sudah seumuran segini--bahwa saya masih ingin bersua dengan Christine Panjaitan simanis buluh perindu yang suaranya bening seperti genta pagi.

Saya Marissa Grace Haque ingin berkawan baik dengan dia, termasuk pada suatu saat ingin juga bisa diskusi hangat dengan dr. Maringan Diapari Lumban Tobing suaminya saat ini--yang sejujurnya sangat mirip dengan mantan pacar Batakku/bukan mantan calon suami yang juga ganteng dan bersuara merdu dari boru Siahaan (smile).

Semoga... karena 1 musuh terlalu banyak dan 1000 kawan terlalu sedikit. Insya Allaaaah... demikian adanya saya tuliskan dengan hati bening...

Jumat, 22 Januari 2010

Perkawinan Kami Harus Tetap di Pertahankan: Marissa Haque Fawzi

Apapun yang tejadi perkawinan kami harus tetap dipertahankan. Ujian kehidupan insya Allah akan membuat kami lebih kuat dan bijaksana. Amiiin... Ya Robbal Alalmiiin...
Ya Allah... I love him so much...

Kamis, 21 Januari 2010

Untuk My Love Ikang Fawzi: Oleh-oleh dari Fardani Teman Sekelas Angkatan 23 di FEB-UGM

The Mayonnaise Jar



When things in your life seem, almost too much to handle. When 24 Hours in a day is not enough, remember the mayonnaise jar and 2 cups of coffee.

A professor stood before his philosophy class and had some items in front of him. When the class began wordlessly, He picked up a very large and empty mayonnaise jar and proceeded to fill it with golf balls. He then asked the students, if the jar was full. They agreed that it was. The professor then picked up a box of pebbles and poured them into the jar.

He shook the jar lightly. The pebbles rolled into the open areas between the golf balls. He then asked the students again if the jar was full. They agreed it was.


The professor next picked up a box of sandand poured it into the jar.
Of course, the sand filled up everything else. He asked once more if the jar was full. The students responded with a unanimous 'yes!'


The professor then produced two cups of coffee from under the table and poured the entire contents into the jar, effectively filling the empty space between the sand. The students laughed. "Now," said the professor, as the laughter subsided, "want you to recognize that this jar represents your life."


The golf balls are the important things - family, children, health, Friends, and Favorite passions - Things that if everything else was lost and only they remained, Your life would still be full. The pebbles are the other things that matter like your job, house, and car.


The sand is everything else--the small stuff.

"If you put the sand into the jar first" he continued. "there is no room for the pebbles or the golf balls. The same goes for life. If you spend all your time and energy on the small stuff, the you will never have room for the things that are important to you."

So ... please pay attention to the things that are critical to your happiness. Play With your children. Take time to get medical checkups. Take your partner out to dinner. There will always be time to clean the house and fix the disposal. "Take care of the golf balls first -- the things that really matter. Set your priorities. The rest is just sand.'"

One of the students raised her hand and inquired what the coffee represented. The professor smiled. "I'm glad you asked." It just goes to show you that no matter how full your life may seem, there's always room for a couple of cups of coffee with a friend.'


*Please share this with other "Golf Balls"


Sumber: http://us.mg4.mail.yahoo.com/dc/launch?.gx=1&.rand=44d6r3eoo3tjc


Ketika keikhlasanku bercampur-baur, dengan kelelahan hati, harga diri yang terinjak, kekesalan yang tak penting karena tak ingin cemburu, membuatku harus fokus pada The All Mighty belaka. Tugasku sebagai seorang Ibu hanya tinggal sebentar lagi. Tapi... bukankah bukan hanya kita yang takut kehilangan suami? Bukankah didalam hubungan cinta yang egalitair suami juga harus takut kehilangan istri?
Semuanya pasti ada jalan keluarnya! Dunia ini tidak 'selebar daun kelor,' saya harus mampu bangkit dan menata diri lagi untuk tetap masa depan yang telah tinggal sedikit lagi ini--kembali menjadi diri sendiri!--walaupun status sebagai istri dari suami yang kita cintai sedapat mungkin dipertahankan. Tentu memuliakan serta memprioritaskan perkawinan sah sebagai bola golf yang ada didalam toples mayonaise dalam cerita sang profesor tersebut diatas.

Insya Allah tidak harus ada perceraian, yang dilaknat oleh Allah Azza wa Jalla namun dibolehkan bilamana memang sudah tidak ada jalan keluarnya!

Selasa, 19 Januari 2010

Bella Fawzi Buah Cinta Kami yang Pertama: Marissa Haque


Bella Fawzi Buah Cinta Kami yang Pertama: Marissa Haque


Tidak percaya rasanya ketika melihat Bella yang sekarang sudah semakin dewasa. Rasanya masih baru kemarin saya menggendongnya bergantian dengan Ikang Fawzi suamiku tercinta.


Bella sekarang sudah menjadi reporter di Global TV seiring dengan sekolahnya yang dilanjutkan ke FISIP-UI Jurusan Komunikasi/Humas.

Tiada hal yang dapat kami berikan--saya dan Ikang Fawzi suamiku-- kecuali mendoakan semoga segalanya yang terbaik saja untuk Bella.

Panjang umurnya, murah rezekinya, bagus dan baik jodohnya, mantap rezeki serta karirnya, dicintai  oleh orang-orang di sekelilingnya, mampu menyelesaikan pendidikan tertingginya, serta dijauhkan dari mara-bahaya dan orang-orang yang berniat jahat kepadanya.

Amiiiin... Ya Robbal Alamiin...

Bella Fawzi adalah Cucu Pertama Ibuku R Ay Mieke Soeharijah: Marissa Haque


Bella Fawzi adalah Cucu Pertama Ibuku R. Ay. Mieke Soeharijah: Marissa Haque

Memang kehadirannya ditunggu oleh banyak pihak, namun alhamdulillah setelah meremaja Bella tidak berubah menjadi gadis yang sombong. Anak ini dimata banyak pihak menjelma menjadi kupu-kupu manis yang santun dan penuh unggah-ungguh, jauh melebihi kelembutan hati serta kesantunan kedua orangtuanya. Alhamdulillah Ya Allah....

Tiba-tiba hari ini aku merindukan Ibuku (alm) dan mengirimkan sejumlah shalawat kesenangannya--dimana Mama selalu feels comfortable dengan suasana medan gelombang alpha ba'da bershalawat bersama kelompok pengajiannya.

I Love Him So Much

I Love Him So Much
Insya Allah Cintaku Mentok pada Ikang Fawzi Seorang

Marsha Chikita Fawzi, Anak ke 2 Ikang Fawzi & Marissa Haque, 2010

Marsha Chikita Fawzi, Anak ke 2 Ikang Fawzi & Marissa Haque, dengan Psikomotorik yang Terlatih Berkelanjutan, 2010

Ikang Fawzi (Suami Marissa Haque): dalam “Cinta” Karya Adjie Soetama



"Salam Terakhir" Lagu & Syair Karya Ikang Fawzi

Links Keluarga Ikang Fawzi & Marissa Haque

http://ui-fisip-bellafawzi.blogspot.com/

http://miss-bellafawzi.blogspot.com/

http://tv-bellafawzi.blogspot.com/

http://isabellamuliawatifawzi.blogspot.com/

http://chikita-artwork.blogspot.com/

http://cerita-musik-ayahikang.blogspot.com/

http://chikita-life-thought.blogspot.com/

http://theanimator-chikitafawzi.blogspot.com/

http://www.ikangfawzi.com/

http://ikangfawzi.blogdetik.com/

http://ikangmarissa-ugm-ekonomibisnis.blogspot.com/

http://ikangfawzi.blogspot.com/

http://ikangfawzi-liriklagu.blogspot.com/

http://bisnis-ugm-ikangfawzi.blogspot.com/

http://ikang-marissa.blogspot.com/

http://marissahaque.blogdetik.com/

http://film-ikang-marissa.blogspot.com/

http://positifmarissa.blogspot.com/

http://waqf-fund-indonesia-marissahaque.blogspot.com/

http://ekonomisyariah-marissahaque.blogspot.com/

http://ipb-marissahaquefawzi.blogspot.com/

http://politik-ekonomirakyat-marissahaque.blogspot.com/

http://riset-illegal-logging-marissa.blogspot.com/

http://riau-forum-previlegiatum-marissahaque.blogspot.com/

http://riset-bundamarissa-hutanriau.blogspot.com/

http://bundamarissa-psl-ipb.blogspot.com/

http://bundamarissa-islam.blogspot.com/

http://mafia-pendidikan-indonesia.blogspot.com/

http://marissa-haque-pilkada-banten.blogspot.com/

http://etikamoral-marissahaque.blogspot.com/

http://it-ict-marissahaque.blogspot.com/

http://marissa-soraya-shahnaz.blogspot.com/

http://bundamarissa-islam.blogspot.com/

http://anak-anakbundamarissa.blogspot.com/

http://my-love-ikangmarissa.blogspot.com/

http://ikang-fawziku.blogspot.com/

http://ikang-fawziku-tercinta.blogspot.com/

http://bingkai-komunikasi-pasutri.blogspot.com/

http://bkkbn-ikangmarissa.blogspot.com/

http://bkkbn-ikang-marissa.blogspot.com/

http://presiden-ri-kb-terbaik.blogspot.com/

http://lipi-ikangfawzi-kebunraya.blogspot.com/

http://nephentes-ikangmarissa.blogspot.com/

http://kebun-raya-ikang-fawzi.blogspot.com/

http://berpolitik-ikangmarissa.blogspot.com/

http://properti-bisnis-ikangmarissa.blogspot.com/

http://realestate-indonesia-ikangfawzi.blogspot.com/

http://bisnis-properti-ugm-ikangmarissa.blogspot.com/

http://bisnis-ugm-ikangfawzi.blogspot.com/

http://rei-ikangfawzi.blogspot.com/

http://ikang-fawzi-lampung-selatan.blogspot.com/

http://pilkada-lamsel-2010.blogspot.com/

http://ikang-fawzi-lamsel-zainuddin-hasan.blogspot.com/

http://zainuddin-hasan-ikang-fawzi.blogspot.com/

http://zainudin-hasan.blogspot.com/

http://perempuan-lamsel-2010.blogspot.com/

http://zainuddin-hasan-lampung-selatan.blogspot.com/

http://zainuddin-hasan-calon-bupati-lamsel.blogspot.com/

http://politikkerakyatandilampungselatan.blogspot.com/

Yang Mendoakan Keluarga Kami

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak
Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak
Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak
Untuk LP3I Pondok Gede, Ikang Fawzi & Marissa Haque, Sepakat dalam Style Pendidikan Anak

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Kami berdua--Marissa Haque dan Ikang Fawzi--adalah bagian kecil dari KAGAMA, Keluarga Besar Civitas Academica Pasca Sarjana FEB-UGM (Fakultas Ekonomi Bisnis/Ikang & Marissa), dan dan FH-UGM (Fakultas Hukum/Marissa) Universitas Gadjah Mada. Semangat kami berdua untuk kembali kebangku kuliah adalah untuk mengasah kognisi, meningkatkan kompetensi diri melalui pencapaian prestasi akademik, serta memberi motivasi untuk selalu terpacu menuntut ilmu bagi kedua putri kami Bella & Kiki. Kedepannya, dengan segala kerendahan hati kami berharap agar dapat menjadi inspirasi bagi siapapun juga yang memiliki cita-cita menjadi pemimpin muda negeri ini. Insya Allah...

Entri Populer